Kampung Daun
Di belahan utara kota Bandung di sebuah lembah kecil kawasan obyek wisata Cihideung, Lokasinya yang terletak 4,7 km dari mulut Jalan Sersan Bajuri, berada di dekat pertigaan Terminal Ledeng. Arah jalan menuju Lembang. Kampung Daun Culture Gallery & Café adalah sebuah kafe yang unik dengan suasana kampung yang alami.
Awalnya Villa Triniti dibangun di tempat ini pada tahun 1997, yang kemudian menjelma menjadi picnic area, dimana orang-orang bebas datang sembari membawa tikar dan makanan.
Tempat yang alami, indah dan jauh dari hiruk pikuk kota membuat Ruth Tamzil de Fernandes terinspirasi membuat saung sederhana untuk tempat makan dan melepas penat. Ide ini semakin berkembang ketika Indonesia banyak mengalami kerusuhan, khususnya di kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya.
Nama Kampung Daun sendiri diambil karena di tempat ini dahulu dipenuhi daun-daun labu siam . Filosofi labu siam adalah semakin rimbun semakin merunduk. Jadi, Kampung Daun merupakan perkampungan yang low profile serta penuh kebersahajaan.
Bukan hanya rasa yang menjadi perhatian, food decoration juga menjadi perhatian utama. Berbagai pernik seperti piring dari anyaman bambu dan buah sebagai wadah nasi, seluruh bahan penyaji berkesan natural.
Menu yang dihidangkan kampung Daun lebih banyak menu tradisional. Jangan lupa menikmati makanan favorit seperti nasi timbel khas kampung daun. Penampilan menu ini sedikit beda. Nasi dibentuk kerucut dan diracik dengan bumbu yang khas. Atau nasi goreng yang disajikan dalam tapir dengan nasi ditengah dalam batok kelapa yang dikelilingi lauk-pauknya.
Kafe ini dibuka pukul 11.00 WIB hingga 23.00 WIB, dan weekend Kampung Daun tutup pukul 24.00 WIB.
Kampung Daun Culture Gallery & Café
Alamat :
Jl. Sersan Bajuri Km. 4,7 No. 88 RR1 – Bandung